Virus Stuxnet, atau dikenal juga dengan sebutan Winsta, melahap semua lahan kosong di hardisk hingga penuh. Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus dari Vaksincom, kepada detikINET, Jumat (30/7/2010), Indonesia adalah negara dengan korban Stuxnet terbanyak kedua di dunia setelah Iran.
Virus yang awalnya menyebar dari berbagai situs porno, program bajakan dan konten 'abu-abu' lainnya itu cukup meresahkan. Berikut adalah langkah-langkah membasmi virus itu, seperti dituturkan oleh analis antivirus Vaksincom Adi Saputra:
Minggu, 22 Agustus 2010
Jumat, 06 Agustus 2010
Tentang Nawala Project
Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.
Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.
Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.
(nawala.org)
Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.
Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.
(nawala.org)
Selasa, 20 Juli 2010
Menghilangkan dialog Username dan Password Saat Sharing File
Kemarin saat saya ingin sharing file dari komputer server ke komputer klien di warnetku, entah kenapa muncul dialog seperti diatas, akhirnya pencarianku di mbah Google membuahkan hasil. Dengan maksud untuk membagi ilmu ke orang lain maka kutuangkan langkah-langkah pemecahan masalahku dalam blog ini.
Pertama-tama pastikan Firewall (Control Panel > Windows Firewall) dalam keadaan OFF.
Lalu buka Folder Option (Control Panel > Folder Option), pilih tab View dan pastikan opsi paling bawah (Use Simple File Sharing) di centang.
Jumat, 16 Juli 2010
Mengatasi MOM.exe Application Error saat Start Up Windows
Muncul dari pengalaman pribadi saya dalam mengatasi error yang dialami komputer saya saat startup windows, maka saya mencoba untuk membagi ilmu dalam memecahkan masalah MOM.exe Application Error saat Start Up Windows.
Bagi anda pengguna graphic card ATI, bisa saja masalah ini muncul dalam windows anda.
Apakah MOM.exe itu?Ternyata itu adalah spyware yang memang harus dihapus, agar masalah tersebut bisa teratasi. Langkahnya cukup mudah :
Bagi anda pengguna graphic card ATI, bisa saja masalah ini muncul dalam windows anda.
Apakah MOM.exe itu?Ternyata itu adalah spyware yang memang harus dihapus, agar masalah tersebut bisa teratasi. Langkahnya cukup mudah :
- Masuk ke folder C:\Program Files\ATI Technologies\ATI.ACE\Core-Static.
- Kemudian hapus file yang bernama MOM.exe dan MOM.Foundation.dll.
Jumat, 09 Juli 2010
Arsitektur Oracle GoldenGate
Software GoldenGate yang baru saja diakuisi oleh Oracle Corporation sekitar akhir tahun 2009 lalu, memiliki kemampuan dalam mereplikasi data pada suatu transaksi dari satu database ke database yang lain dengan reliabilitas transaksi yang tinggi.(http://www.oracle.com/goldengate/index.html)
Arsitektur GoldenGate
GoldenGate memiliki beberapa proses dan komponen utama yaitu :
- GoldenGate manager process, yang mengontrol semua background process.
- GoldenGate trail files, merupakan file dari data yang akan direplikasi.
- GoldenGate extract process, yang melakukan ektraksi data dari redo log file yang ada di database oracle.
- GoldenGate replicat process, yang akan mengambil data melalui proses CDC (Change Data Capture) ke lingkungan database target.
Arsitektur GoldenGate
Arsitektur dari GoldenGate terdiri dari beberapa proses dan komponen, yaitu :
- Extract
- Data pump
- Replicat
- Trails
- Checkpoints
- Manager
- Collector
Senin, 05 Juli 2010
Bikin Warnet Dirumah
Alhamdulillah akhirnya buka juga warnet saya hari ini, ya.. walaupun sangat sepi dihari pertama ini (dari buka sktar jam 10an sampai sekarang belum ada yang datang satupun :P), tapi saya sangat optimis bahwa kedepannya warnet ini akan dikenal banyak orang.
Dengan modal sekitar 9 juta, warnet saya pun hanya berisi 4 komputer, 1 server dan 3 client. jadi ya balik modalnya bakal agak lama kali ya, malah cendrungan nombok banyak di bulan pertama. Itu pun servernya pake komputer dirumah yang udah ada, hanya 3 unit PC baru untuk client.
Bisa saya rincikan anggaran pembuatan warnet saya dibawah ini :
1 unit PC dengan spek dibawah ini harganya sekitar 2.300.000:
AMD Athlon X2 5000
RAM DDR2 1 GB
Harddisk Seagate 250 Gb
Casing Powerlogic Azzura
Keyboard + Mouse Logitech
Monitor CRT 15"
Headset Std
Stabilizer
Dikali 3 : 6.900.000
Dengan modal sekitar 9 juta, warnet saya pun hanya berisi 4 komputer, 1 server dan 3 client. jadi ya balik modalnya bakal agak lama kali ya, malah cendrungan nombok banyak di bulan pertama. Itu pun servernya pake komputer dirumah yang udah ada, hanya 3 unit PC baru untuk client.
Bisa saya rincikan anggaran pembuatan warnet saya dibawah ini :
1 unit PC dengan spek dibawah ini harganya sekitar 2.300.000:
AMD Athlon X2 5000
RAM DDR2 1 GB
Harddisk Seagate 250 Gb
Casing Powerlogic Azzura
Keyboard + Mouse Logitech
Monitor CRT 15"
Headset Std
Stabilizer
Dikali 3 : 6.900.000
Selasa, 22 Juni 2010
Recycle Bin di Oracle
Apa itu Recycle Bin?
Oracle memperkenalkan fitur "Recycle Bin" pada Oracle 10g yang digunakan untuk menyimpan semua objek database yang sudah di-drop. Jika suatu tabel di-drop maka semua objek yang berasosiasi dengan tabel tersebut seperti constraint, index, dll akan juga tersimpan di recycle bin.
Mengapa Recycle Bin?
Ketika user menghapus tabel yang cukup penting --secara tidak sengaja tentunya-- dan itu masih dibutuhkan secepatnya.
Oracle 9i memperkenalkan konsep flashback query untuk menerima data dari suatu titik di masa lalu, namun tidak bisa menerima query dari operasi DDL seperti drop table. Cara satu-satunya adalah membuat kembali tabel tersebut dari awal. Namun dengan fitur Recycle Bin pada Oracle 10g, user dapat dengan mudah mengembalikan objek database yang sudah terhapus.
Mengaktifkan/Menonaktifkan Recycle Bin
Untuk melihat aktif tidaknya Recycle Bin dapat dilakukan perintah berikut :
SQL > SELECT Value FROM V$parameter WHERE Name = 'recyclebin';
Value
-----
On
Jika value bernilai "On" maka Recycle Bin aktif, sebaliknya jika value bernilai "Off" maka Recycle Bin Belum Aktif.
Berikut adalah perintah untuk mengaktifkan / menonaktifkan Recycle Bin
SQL > ALTER SYSTEM SET recyclebin = ON;
atau
SQL > ALTER SESSION SET recyclebin = ON;
SQL > ALTER SYSTEM SET recyclebin = OFF;
atau
SQL > ALTER SESSION SET recyclebin = OFF;
Contoh Kasus 1 :
Senin, 07 Juni 2010
Antara CHAR, VARCHAR dan VARCHAR2 di Oracle
Dalam Oracle terdapat 3 tipe data yang menampung data-data alfanumerik atau string, yaitu CHAR, VARCHAR, VARCHAR2. Apa perbedaan diantara ketiga tipe data tersebut dan saat kapan kita menggunakannya? Mari kita bahas satu persatu.
CHAR
CHAR digunakan untuk menyimpan data dengan panjang karakter tetap. Jika tipe data ini dugunakan untuk menyimpan data yang bermacam-macam panjangnya seperti nama ataupun alamat, maka akan banyak memory yang terbuang dalam disk. CHAR cocok digunakan untuk penyimpanan data dengan nilai tetap seperti Jenis Kelamin.
Contoh :
Dapat dilihat dari hasil query diatas, bahwa col1 menyimpan karakter qwerty sepanjang 10 karakter, yang seharusnya hanya berisi 6 karakter.
CHAR
CHAR digunakan untuk menyimpan data dengan panjang karakter tetap. Jika tipe data ini dugunakan untuk menyimpan data yang bermacam-macam panjangnya seperti nama ataupun alamat, maka akan banyak memory yang terbuang dalam disk. CHAR cocok digunakan untuk penyimpanan data dengan nilai tetap seperti Jenis Kelamin.
Contoh :
SQL> CREATE TABLE char_test (col1 CHAR(10));
Table created.
SQL> INSERT INTO char_test VALUES ('qwerty');
1 row created.
Table created.
SQL> INSERT INTO char_test VALUES ('qwerty');
1 row created.
SQL> SELECT col1, length(col1), dump(col1) "ASCII Dump" FROM char_test;
COL1 LENGTH(COL1) ASCII Dump
---------- ------------ ------------------------------------------------------------
qwerty 10 Typ=96 Len=10: 113,119,101,114,116,121,32,32,32,32
COL1 LENGTH(COL1) ASCII Dump
---------- ------------ ------------------------------------------------------------
qwerty 10 Typ=96 Len=10: 113,119,101,114,116,121,32,32,32,32
Dapat dilihat dari hasil query diatas, bahwa col1 menyimpan karakter qwerty sepanjang 10 karakter, yang seharusnya hanya berisi 6 karakter.
Langganan:
Postingan (Atom)
