Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Februari 2011

Setting IP Address di Ubuntu

1. DHCP 
Untuk dhcp lakukan langkah berikut :

$sudo vi /etc/network/interfaces

Lalu ketikkan file seperti dibawah ini :


auto eth0
iface eth0 inet dhcp

Lalu keluar dari vi editor kemudian jalankan perintah berikut

$ sudo /etc/init.d/networking restart

2. IP Static
Lakukan perintah berikut untuk menghilangkan Network Manager :


$sudo update-rc.d -f NetworkManager remove

Ubahlah file interfaces sebagai berikut, masukkan perintah :

$sudo nano /etc/network/interfaces

Lalu isi seperti dibawah

auto lo eth0
iface lo inet loopback
iface eth0 inet static
address xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan IP disini)
netmask xxx.xxx.xxx.xxx
gateway xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan gateway disini)


Ubah juga dns server disini :

$sudo nano /etc/resolv.conf

seperti ini :

nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(dns server ip)
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(alt dns server ip) 


Kemudian restart network interface :

$sudo /etc/init.d/networking restart
*Reconfiguring network interfaces… [OK]

Senin, 06 September 2010

Trik Jaringan Speedy


Ini lah triknya : 

IP Address : 192.168.1.10 adalah nomor jaringan yang dipakai untuk komputer/ PC 10.

Subnet Mask : 255.255.255.240 nah sini letak kuncinya nomor 240 adalah setingan jaringan tertutup yang saya buat untuk set komputer 10 unit saja. Bagaimana klo punya PC lebih dari 10 atau kurang dr 10 unit..? dibawah ini adalah subnet mask untuk set jaringan :

1-2 unit = 255.255.255.252
3-6 unit = 255.255.255.248
6-14 unit = 255.255.255.240
15-30 unit = 255.255.255.224
31-64 unit = 255.255.255.192

Kenapa sih ngak pakai yang standar saja? nomor standar atau jaringan terbuka:
Jaringan kelas A = 255.0.0.0
Jaringan kelas B = 255.255.0.0
Jaringan kelas C = 255.255.255.0

Jumat, 06 Agustus 2010

Tentang Nawala Project

Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.

Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.

(nawala.org)