Senin, 21 Maret 2011

IT Audit Dan Forensik

IT AUDIT


Audit teknologi informasi (Inggris: information technology (IT) audit atau information systems (IS) audit) adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.


Metodologi IT Audit:

  • CobiT (www.isaca.org)
  • BS 7799 - Code of Practice (CoP) (www.bsi.org.uk/disc)
  • BSI -IT baseline protection manual (www.bsi.bund.de/gshb/english/menue.htm)
  • ITSEC (www.itsec.gov.uk)
  • Common Criteria (CC) (csrc.nist.gov/cc)



IT FORENSIK


Ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat)
Memerlukan keahlian dibidang IT ( termasuk diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software

Tools-tools yang dibutuhkan :


Hardware:
Harddisk IDE & SCSI kapasitas sangat besar, CD-R, DVR drives
Memori yang besar (1-2GB RAM)
Hub, Switch, keperluan LAN
Legacy hardware (8088s, Amiga, …)
Laptop forensic workstations

Software
Viewers (QVP http://www.avantstar.com/,http://www.thumbsplus.de/
Erase/Unerase tools:  Diskscrub/Norton utilities)
Hash utility (MD5, SHA1)
Text search utilities (dtsearch http://www.dtsearch.com/)
Drive imaging utilities (Ghost, Snapback, Safeback,…)
Forensic toolkits

  • Unix/Linux: TCT The Coroners Toolkit/ForensiX
  • Windows: Forensic Toolkit

Disk editors (Winhex,…)
Forensic acquisition tools (DriveSpy, EnCase, Safeback, SnapCopy,…)
Write-blocking tools (FastBloc http://www.guidancesoftware.com) untuk memproteksi buktibukti


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Audit_teknologi_informasi
http://iwayan.info/Lecture/EtikaProfesi_S1/04a_ITForensik.pdf

Minggu, 20 Maret 2011

Cara Lain Download Video di Youtube

Apabila kamu menggunakan Google Chrome sebagai browsernya, maka kamu akan sangat mudah untuk mendownload video-video dari Youtube,, cukup cari Extension Chrome  yang bernama :


Chrome Youtube Downloader. 

Maka ketika kita sedang membuka salah satu video Youtube ada tombol tambahan di bawah video, yaitu Download.


Sekian artikel singkat dari saya. Moga bermanfaat. :)

Sabtu, 19 Maret 2011

Deteksi Webcam di Ubuntu

Untuk mendeteksi webcam anda di Ubuntu maka gunakanlah aplikasi Cheese Webcam Booth

Caranya adalah masukkan perintah di terminal seperti dibawah ini :


sudo apt-get install cheese

Lalu jalankan aplikasinya di Application > Sound and Video > Cheese Webcam Booth

Selasa, 08 Maret 2011

Tips Bersepeda : Gigi pada sepeda

Gigi pada crank (depan)
- Chainring besar: untuk ngebut di jalan rata/mulus, kayuhan relatif berat
- Chainring tengah: biasa dipakai saat offroad atau saat baru gowes dari rumah
- Chainring kecil: dipakai ketika nanjak, kayuhan jadi ringan/kosong jika dipakai di jalan rata

Jadi biasanya dari rumah defaultnya gigi depan pada posisi tengah dulu. Ketika nemu jalan rata yang mulus, pindahkan gigi depan ke posisi besar. Kalau jalurnya hanya berubah-ubah sedikit mainkan saja gigi belakangnya sesuai irama kayuhan.

Ketika ketemu tanjakan, pindahkan gigi depan ke posisi tengah dan seperti biasa mainkan gigi belakang sesuai irama kayuhan. Kalau tanjakannya makin tidak rasional dan pakai gigi belakang paling ringan masih saja nggak kuat, pindahkan gigi depan ke posisi chainring kecil. Begitu kira-kira.

Jadi posisi gigi yang terberat digowes pada sepeda 21 speed adalah 3-7, atau depan 3 (terbesar), belakang 7 (terkecil). Gigi paling ringan saat digowes adalah 1-1, atau depan 1 (kecil), belakang 1 (terbesar).

Hindari penggunaan gigi 3-1 (depan 3, belakang 1) dan 1-7 (depan 1, belakang 7). Pada dua kombinasi ini posisi rantai jadi diagonal, hambatan gesekannya besar. Rantai juga dalam posisi paling tegang, jadi rentan putus.



Sumber DISINI

Selasa, 01 Maret 2011

8 Kasus Cybercrime di Seluruh Dunia



1. Pembobolan Kartu Atm di Bali (Bulan Januari 2010, Indonesia)
Link Berita : Disini
  • Modus : Modus operasi para pembobol bank yakni memasang skimmer di mulut ATM.

2. Pencurian uang 10 juta dollar AS dari Royal Bank of Scotland (Februari 2011, Britania)
Link Berita : Disini
  • Modus : Menggandakan informasi rekening nasabah dan menghabiskan batas penarikan harian sebelum mengambil uang dari anjungan tunai mandiri bank tersebut di seluruh Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.

3. Pembobolan 114.000 Data iPad (Juni 2010, Amerika Serikat)
Link Berita : Disini
  • Modus : Mereka membuat program yang mampu menebak-nebak ribuan nomor Integrated Circuit Card Identifier (ICC-ID) sehingga situs AT&T 'memberikan' data-data email seratusan ribu pelangganya kepada program tersebut.

Tombol Minimize, Maximize dan Close hilang di Ubuntu

Kalau tampilan window pada ubuntu anda tidak ada border,termasuk tidak adanya tombol untuk maximize, minimize juga clos maka cukup ketikkan perintah dibawah ini melalui terminal :

$ metacity --replace


...kemudian restart ubuntu anda.


Mengapa hal itu bisa terjadi? Sementara ini saya belum tahu penyebabnya, kalo sudah tau,akan saya update postingan ini.. :)

Senin, 28 Februari 2011

Shortcut Compiz

Langsung aje dah tanpa basa basi :

Desktop Effects1Keyboard Shortcuts
Rotate Cube Mousewheel on Desktop
Switcher2 Alt + Tab
Shift Switcher3 Super + Tab (2 modes: flip and cover)
Ring Switcher Super + Tab – overrides Shift Switcher
Expo Super + E (toggle)
Film Effect Ctrl + Alt + Down Arrow4
Rotate Cube Manually Ctrl + Alt + Left Mouse Button
Scale Windows Alt + Shift + Up Arrow
Show/Clear DesktopCtrl + Alt + D (toggle)
Snapping Windows Move a window across workspaces5
Screenshot Super + Left Mouse Button
Zoom In/Out Super + Mousewheel
Transparent Window Alt + Mousewheel
Resize Window Alt + F8
Move Window Alt + F7
Add Helper Super + P
Widget Layer F9 (toggle)
Water Effects Shift + F9 (toggle)
Fire Effects: On Super + Shift + Left Mouse Button
Fire Effects: Clear Super + Shift + C
Annotate: Draw Super + Left Mouse Button
Annotate: Start Super + 1
Annotate: End Super + 3
Group: Select Window(s) Super + S
Group: Group Windows Super + T
Group: Ungroup Windows Super + U
Group: Flip Windows Super + Right or Left Arrow

Sumber : http://ulyssesonline.com/2007/10/25/compiz-fusion-keyboard-shortcuts/

Selasa, 15 Februari 2011

Setting IP Address di Ubuntu

1. DHCP 
Untuk dhcp lakukan langkah berikut :

$sudo vi /etc/network/interfaces

Lalu ketikkan file seperti dibawah ini :


auto eth0
iface eth0 inet dhcp

Lalu keluar dari vi editor kemudian jalankan perintah berikut

$ sudo /etc/init.d/networking restart

2. IP Static
Lakukan perintah berikut untuk menghilangkan Network Manager :


$sudo update-rc.d -f NetworkManager remove

Ubahlah file interfaces sebagai berikut, masukkan perintah :

$sudo nano /etc/network/interfaces

Lalu isi seperti dibawah

auto lo eth0
iface lo inet loopback
iface eth0 inet static
address xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan IP disini)
netmask xxx.xxx.xxx.xxx
gateway xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan gateway disini)


Ubah juga dns server disini :

$sudo nano /etc/resolv.conf

seperti ini :

nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(dns server ip)
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(alt dns server ip) 


Kemudian restart network interface :

$sudo /etc/init.d/networking restart
*Reconfiguring network interfaces… [OK]